Header AD

http://www.tangkasdomino.org/

Dengan lakukan Registrasi IMEI kita dapat Cegah peredaran Ponsel "Gelap"

 

Survei yang dilakukan lembaga IDC Indonesia menunjukkan pengaruh regulasi International Mobile Equipment Identity (IMEI) yang menunjukkan hasil positif bagi pasar ponsel di Indonesia.


“Penerapan regulasi registrasi International Mobile Equipment Identity (IMEI) juga terus menunjukkan hasil yang positif, dengan meminimalisir peredaran smartphone ilegal di pasar,” kata pengamat pasar IDC Indonesia, Riksy Febrian, dalam keterangan persnya, dikutip dari Selasa.


Ia memperkirakan regulasi IMEI yang diberlakukan sejak tahun lalu bisa berperan besar dalam pemulihan pasar smartphone tahun ini dan tahun-tahun mendatang.


IDC Indonesia memperkirakan pasar smartphone di Indonesia akan tumbuh sekitar 20% tahun ini.


Riset IDC Indonesia menunjukkan pada kuartal keempat tahun 2020 terjadi pertumbuhan tahunan sebesar 1 persen meski pasar smartphone sempat tertekan akibat pandemi virus corona selama setahun terakhir.


Data IDC menunjukkan, pengapalan ponsel di Indonesia mencapai 11,7 juta unit pada kuartal terakhir tahun lalu.


“Pasar smartphone Indonesia mampu bertahan di tengah pandemi COVID-19 yang mengubah cara orang berinteraksi. Kebutuhan akan smartphone semakin tinggi, baik itu untuk mendukung layanan Work-from-Home, Home-based-Learning, entertainment streaming services. , atau sekadar berkomunikasi secara virtual, "kata Risky.


Pasar ponsel Indonesia turun drastis dalam enam bulan pertama tahun 2020, sebanyak minus 18 persen year-on-year, karena karantina regional. Pemulihan di sektor ini berjalan cepat, pada semester kedua tumbuh 19 persen year-on-year.


Pulihnya pasar ponsel pintar ini disebabkan kebutuhan penggunaan ponsel untuk menunjang berbagai aktivitas yang harus dilakukan dari rumah.


Daya beli masyarakat yang lebih rendah mendorong pertumbuhan ponsel untuk segmen entry level, berkisar antara 100 hingga 200 dolar AS atau sekitar Rp 1,4 juta hingga Rp 2,9 juta)


Pangsa pasar ponsel murah di Indonesia mencapai 65 persen pada tahun lalu, naik dari 45 persen pada 2019.


IDC mencatat, pangsa pasar ponsel terbesar di Indonesia pada kuartal IV tahun 2020 didominasi oleh Vivo, yakni sebesar 23,3 persen. Merek ini berjaya di kelas ponsel murah dengan lini seri Y.


Di posisi kedua, hanya terpaut sedikit, ditempati OPPO dengan pangsa pasar 23,2 persen. ID Indonesia melihat OPPO kuat di segmen menengah, 200-400 dolar AS atau sekitar Rp. 2,9 juta sampai dengan Rp. 5,8 juta, melalui seri A dan Reno.


Xiaomi berada di urutan ketiga dengan pangsa pasar 15,3 persen yang menurut IDC berdampak positif terhadap regulasi IMEI.


Merek ini memperluas pangsa pasarnya di segmen menengah melalui Redmi Note 9 Pro dan sub-merek POCO.


Merek realme berada di urutan keempat, dengan pangsa pasar 14 persen. IDC menilai pertumbuhan ranah di setiap kuartal tergolong sehat, meski terkendala kendala pasokan.


Samsung berada di urutan kelima, dengan pangsa pasar 13,5 persen. Mereka mengukuhkan posisinya di segmen ultra-low-end, di bawah US $ 100, dan merupakan startup melalui seri A.


Segmen ultra-low-end dan startup Samsung menyumbang dua pertiga dari total pengiriman merek pada tahun 2020. IDC juga melihat Samsung kesulitan bersaing di kategori menengah.

Situs Bolatangkas Online | Agen Bolatangkas Online | Agen Domino QQ | Tangkas Domino88

Dengan lakukan Registrasi IMEI kita dapat Cegah peredaran Ponsel "Gelap" Dengan lakukan Registrasi IMEI kita dapat Cegah peredaran Ponsel "Gelap" Reviewed by jessica widiasri on March 18, 2021 Rating: 5

No comments

Post AD

http://www.tangkasdomino.org/