Header AD

http://www.tangkasdomino.org/

Kampung Bola di Pasuruan Sambut Euro 2020


Sumber foto: detik.com


Tangkas Domino - Demam Euro 2020 yang telah melanda pesisir utara Pasuruan, Jawa Timur. Kibaran bendera peserta 'Piala Dunia Mini' membawa atmosfernya terasa di sana.

Puluhan bendera negara-negara peserta Euro yang dalam ukuran besar telah dikibarkan di sepanjang jalan, Desa Gerongan, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan.


Suasana dari kampung yang mayoritas penduduknya adalah nelayan warna-warni dengan kibaran bendera Spanyol, Jerman, Inggris, Portugal, Italia, Belgia dan lainnya.


Ingar-bingar yang menyambut Euro 2020 bahkan sudah terasa sejak dua minggu sebelumnya. Warga yang sudah mulai memasang bendera sebelum Euro mulai. Setiap rumah rata-rata telah memasang satu bendera negara peserta, ada yang telah mengibarkan dua bendera bahkan lebih.


"Warga boleh memasang bendera jagoannya masing-masing," kata Samsul Arif (41), salah seorang warga, Senin (24/6/2021).


Antusiasme tersebut ternyata tidak hanya saat Euro 2020. Menurut Samsul, hal itu juga pernah mereka lakukan saat menyambut kejuaraan sepakbola internasional lainnya.


"Ini memang sudah dari dulu. Kalau ada Piala Dunia, Piala Eropa maupun piala amerika, seluruh warga akan memasang bendera negara peserta. Saat gelaran Piala Dunia jauh lebih ramai," terang Samsul.


Agus Budianto (45), warga lain juga telah mengatakan ukuran bendera yang dikibarkan bervariasi. Mulai dari 3×5 meter hingga 10×20 meter.


"Warga nggak beli jadi. Beli kain lalu mereka jahit sendiri. Warga punya beberapa bendera," kata Agus.


Agus telah mengatakan biaya yang telah digunakan untuk membuat bendera mulai harga Rp 250 ribu hingga Rp 500 ribu. Harga itu juga tidak dipedulikan oleh warga, karena yang memang rata-rata adalah penggila bola dan akan antusias menyambut gelaran Euro.


"Kalau sudah suka harga nggak akan jadi patokan," ujarnya.


Hasani (47), Sekretaris Desa Gerongan, juga telah menjelaskan pengibaran bendera menyambut kejuaraan sepakbola internasional sudah justru sudah dilakukan sejak tahun 80-an. Sampai saat ini, kebiasaan itu masih akan terus dilakukan.


"Sejak saya kecil. Zaman bapak saya dulu sudah ada yang seperti ini. Karena itu kampung ini dikenal sebagai 'Kampung Bola'," ucapnya.


Pada tahun-tahun sebelumnya, demam bola di kampung ini sangat heboh. Selain diselingi dengan acara nonton bareng, warga juga biasanya telah menurunkan bendera negara yang sudah tersingkir dari kompetisi ini, kali ini Euro 2020, beramai-ramai.


"Kalau tidak ada pandemi, biasanya mesti ada nobar dan lain-lain. Namun, saat ini ditiadakan dulu," karena masalah pandemi yang hingga kini masih belum usia, kata Hasani.


Kampung Bola di Pasuruan Sambut Euro 2020 Kampung Bola di Pasuruan Sambut Euro 2020 Reviewed by stefanie on July 27, 2021 Rating: 5

No comments

Post AD

http://www.tangkasdomino.org/