Setelah Lenyapkan Vicky Zhao, Pemerintah China Incar Jet Li
Sumber : Istimewa
Tangkas Domino - Baru-baru ini publik dihebohkan dengan kabar lenyapnya Vicky Zhao atau Zhao Wei dari dunia maya di China. Semua film, iklan, serial televisi, dan bahkan diskusi tentang aktris itu dihapus oleh pemerintah.
Hal ini pun membuat bingung sejumlah netizen, terutama penggemar Vicky Zhao. Akan tetapi, sampai saat ini belum ada yang mengetahui apa alasan resmi dari tindakan tersebut.
Beberapa media lokal juga menulis bahwa pemerintah China kini sangat khawatir dengan efek terlalu banyak mengidolakan artis, sehingga terlalu rusuh hingga sulit dikendalikan.
Hal ini membuat Cyberspace Administration of China (CAC) mengungkapkan bahwa ada beberapa diskusi dan forum di internet yang membahas tentang figur publik dan berpotensi merugikan banyak hal, salah satunya mengganggu keputusan pemerintah.
Apalagi forum-forum tersebut dianggap terlalu liar dan membahayakan privasi informasi, keamanan, hingga mengarah pada percakapan vulgar dari individu atau hal-hal yang sedang jadi tren.
Mengingat sebelumnya ada beberapa selebriti yang dianggap tidak nasionalis dan menimbulkan keresahan di masyarakat karena munculnya pro dan kontra antara penggemar dengan netizen lainnya.
Kasus selebriti seperti Kris Wu dan Zhang Zhehan disebut-sebut menjadi salah satu pemicunya. Skandal pemerkosaan yang menimpa Kris Wu membuatnya menjadi sasaran kemarahan netizen.
Sementara itu, Zhang Zhehan terlibat kontroversi politik setelah mengunjungi Kuil Yuusukuni, yang merupakan tempat untuk mengenang para pahlawan perang Jepang ketika mereka menyerbu Tiongkok pada Perang Dunia II.
Keduanya pun membuat perbincangan hangat di internet, ada yang mati-matian membela dan banyak yang menyerangnya. Polemik semacam ini mungkin bisa dihindari oleh pemerintah China.
Masalah ini juga merambah ke sejumlah artis yang memiliki pengaruh atau pengikut besar di dunia maya. Pemerintah juga melacak rekam jejak mereka dan ingin atau segera menghilangkan mereka jika berpotensi dan terbukti melakukan kesalahan.
Pada tahun 2014, Vicky Zhao dan suaminya membeli saham Alibaba Pictures Group dan menjadi pemegang saham terbesar kedua di perusahaan tersebut. Mereka juga meraup untung hingga SGD 380 juta atau Rp 4 triliun dari penjualan sebagian sahamnya.
Tahun lalu Vicky juga membeli saham Ant Group, yang juga termasuk anak perusahaan Alibaba, senilai Rp 1 triliun dan bisa diuntungkan setelah perusahaan itu IPO.
Pada tahun 2001 silam, ia juga menuai kritik karena mengenakan gaun yang sangat mirip dengan bendera militer Jepang.
Setelah banyak sensor dan pelenyapan Vicky Zhao oleh pemerintah China, kini Jet Li juga dikabarkan akan mengalami hal yang sama. Hal itu terungkap setelah daftar tujuh selebriti termasuk Vicky Zhao disebut-sebut menjadi incaran pemerintah.
Kabar tersebut juga diperkuat dengan pernyataan sutradara Zhou Guogang di akun Douyin (TikTok khusus untuk China) dengan mengatakan bahwa Jet Li akan segera diboikot.
Situs Bolatangkas Online | Agen Bolatangkas Online | Agen Domino QQ | Tangkas Domino




Post a Comment