Valentino Rossi Butuh Waktu Puluhan Tahun Untuk Bisa Akur Dengan Marc Marquez
Valentino Rossi yang akan sulit akur dengan Marc Marquez. Sumber foto: inews.id
Tangkas Domino - Valentino Rossi yang telah membahas para rival-rival terberatnya di sepanjang karirnya di MotoGP. Rossi yang telah mengakui akan butuh waktu lama untuk berdamai lagi dengan Marc Marquez.
Permusuhan antara dua pembalap hebat itu telah dimulai di Sirkuit Sepang tahun 2015. Keduanya yang saat itu terlibat sebuah insiden di tengah balapan, yang telah mengakibatkan Marquez harus jatuh. Sedangkan Rossi yang saat itu harus dihukum sehingga telah kehilangan kesempatannya, barang kali kesempatan terbaiknya, untuk memenangi gelar juara dunia yang kesepuluh.
Ketika insiden itu belum bisa dilupakan Rossi, Marquez yang telah membuat rivalnya itu meradang lagi di GP Argentina tiga tahun kemudian. Rider Repsol Honda itu lalu membalas dengan sembrono sehingga Rossi yang saat itu harus jatuh dan mesti finis di posisi 19 alias tanpa poin. Di sisi lain, Marquez telah dijatuhi penalti sebesar 30 detik sehingga finis satu strip di depan Rossi.
Suasana pun langsung memanas di luar lintasan. Setelah insiden tersebut, Marc Marquez yang telah mendatangi garasi Rossi dengan maksud minta maaf. Namun, kehadiran juara dunia delapan kali tersebut ditolak mentah-mentah.
Valentino Rossi yang telah dipastikan akan pensiun di akhir gelaran MotoGP 2021. Pembalap yang kini telah membela Petronas SRT Yamaha itu memiliki tiga rival berat dalam kiprahnya di kelas premier, yaitu Casey Stoner, Jorge Lorenzo, dan yang terakhir yakni Marquez.
Dalam sebuah wawancara dengan BT Sport, Rossi yang telah mengindikasikan bahwa hubungannya dengan Marquez mungkin saja tidak akan pernah membaik lagi dalam waktu dekat.
"Casey Stoner itu salah satu rider yang paling berbakat dan sulit untuk dikalahkan. Karena, menurutku tentang bakat murni, dia dulu tidak terkalahkan," ungkap Rossi yang telah dilansir GPOne.
"Dan Lorenzo, aku tidak pantas mendapatkan rekan setim seperti pembalap Lorenzo di tim Yamaha setelah apa yang kulakukan untuk Yamaha. Aku yang saat itu butuh rekan setim yang lebih lambat!" celetuk dia.
"Marc itu seorang rival yang berat dan dia sangat kencang di lintasan, salah satu yang terbaik. Tapi aku merasa tidak nyaman dengan Marquez di atas lintasan, dia itu sangat sulit dilawan. Kupikir aku butuh 20 sampai 30 tahun sebelum kami akur," Rossi menambahkan.
Situs Bolatangkas Online | Agen Bolatangkas Online | Agen Domino QQ | Tangkas Domino




Post a Comment